Kamis, 27 Oktober 2016

irisasi minidini newi?

irisasi mejemerīya layi nits’uḥi girafayiti (lemisalē Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak) yetešera ānidi yets’iḥifeti mek’ebatini newi. ts’iḥifetumi mīdīya layi girafayiti mefak’i yemīderegewi newi. yihuni inijī, nits’uḥi girafayiti bizuḫani be’iji silalihonini gīzē k’oshasha wit’ēti bemesit’eti, bet’ami lesilasa, bek’elalu lemelak’ek’i, ina sīyazi ijochachihuni k’oshasha lemaginyeti yememiseli. inigidīhi zenidi sibit’iri kebadi keshekilawi gari girafayiti k’ilik’ili sile fet’erewi newi. kezīhimi belayi k’ilik’ili sibit’iri werek’eti weyimi inich’eti gari tet’ek’ililo newi.

Ilustrasi Tips Mengenali Pensil Yang Berkualitas Baik

āmerari ina girafayiti āt’ek’ak’emi bet’initwa girīki jemeri. huletumi, minimi inikwa tinishi t’ik’uri girafayiti girach’a tek’at’ilewi wit’ēti yiset’alu. kegīzē beḫwala be 1564 borowidēli, besemēni inigilīzi, lēki dīsitirīkiti wisit’i balewi shelek’o wisit’i nits’uḥi girafayiti kefitenya met’eni yeyaze ālitegenyemi diresi girafayiti bet’ami ālifo ālifo t’ik’imi layi wilwali. yihi keseli yimesili bīhonimi, ma‘idinati līk’at’eli āyichilimi, ina ānidi yemīyabirek’erik’i t’ik’uri yik’erali, ina bek’elalu ānidi ts’iḥufi weleli belayi tewegidwali. bezīhi gīzē yemīlewi k’ali girafayiti āhunimi kemola godeli temesasayi tefet’iro yeteset’ewi "ginibari inide" yemīli tirigumi, k’orik’oro, ginibari, ina līdi gari gira newi. bemehonumi yemīlewi k’ali ginibari irisasi (irisasi ginibari) zarēmi t’ik’imi layi yiwilali. silemītashibeti bek’ibati silehone, kebegi weyimi k’orik’oro tinanishi k’urit’irach’i tet’ek’ililo nedajina gemedi gari befasha berbentuktongkat. manimi sewi bemejemerīya ye’inich’eti ‘ik’a wede t’ik’uri līdi inidīkateti ḥāsabi neberi mani yawik’ali, negeri gini be 1560 wochu ‘ametati wisit’i, irisasi āwiropa āḥiguri deriso neberi.

bizumi sayik’oyi, ginibari yasimet’uti ina āritīsitochi filagoti lemamwalati sībali wede wich’i neberi; ina be 17 nyawi meto zemeni wisit’i, ginibari behulumi bota t’ik’imi layi wilwali lībali yemīchilewi. betemesasayi gīzē, t’ik’uri līdi bilewi bet’eruti ye’irisasi āmirachochi yeteshale yets’iḥifeti mešarīya lemeširati. nits’uḥi ina bek’elalu inidīwet’a, borowidēli ke ginibari lēbochi ina t’ik’uri āshashach’ochi yet’ik’ati ‘īlama mehoni. yihini lemashenefi, yebirītaniya parilama lēba yetaseru weyimi yewenijelenya k’inyi gizati iniditigelelimi līmerani yemīchili 1752 denigigo wisit’i ḥigi ālefe.

negeri gini be 1779 wisit’i, ānidi yekēmīsitirī līk’i karili shēle layi mirimiri ina Graphite āmerari gari bet’ami yeteleyayu yekēmīkali baḥiriyati yelewimi yemīli medemidemīya layi. girafayiti yech’ereta nits’uḥi kariboni bemolekīyuli t’inik’iri newi. bemech’ereshami be 1789, jī’olojīsitochi jerimeni, ābirihami verineri mets’afi maleti yetewerese yegirīkinya k’ali yemet’a newi simi girafayiti, set’ewi. bemehonumi yilik’i k’orik’oro ānidi irisasi yizeti.

minimi ‘ayineti tech’emarī hīdeti yale lemet’ek’emi bek’ī nits’uḥi sileneberi lebizu ‘ametati inigilīzinya girafayiti ye’irisasi īnidusitirīwini cornered. be’āwiropa yalewi girafayiti sileneberi, irisasi āmirachochi bezīya irisasi āmerari lemashashali menigedochi gari mukera. ferenisawīwi īnijīneri nīkola zhaki konita ch’iraro wede dibilik’i fet’ere, keshekila gari inik’imaleni girafayiti yetek’elak’elebeti, ina midija layi āk’at’elewi. ch’ik’a girafayiti rēsho beteleyaye bemadiregi, āhuni diresi t’ik’imi layi t’ik’uri-hīdeti yeteleyayu t’ilawochi miriti irisasochi madiregi chiyē neberi.

be 19 nyawi meto zemeni, ānidi tilik’i yenigidi wede irisasochi bemamireti. girach’a sayibērīya, jerimeni ch’emiro beteleyayu botawochi layi yigenyali, ina āhuni yechēki rīpubilīki tebilo newi. jerimeni wisit’i kezīyami beyunayitidi sitētisi wisit’i, berikata fabirīkawochi tekefetu. mēkanayizēshini ina wede tachi yejimila miriti waga, ina be 20 nyawi meto kifile zemeni mejemerīya layi, irisasi bemet’ek’emi inikwa timihiriti bēti lijochi.

mejemerīya layi inidefelegewi werek’eti tek’edede yet’ori yit’ek’elilali bemadiregi irisasi Graphite. beḫwala layi gini Graphite betiri bota yiset’alu; kezīyami ānidi layi lemasik’emet’i ditoreh huleti ye’inich’eti yiserik’ubinali gari melawi Graphite zenigi yemīshefini ānidi yibelit’i tegibarawī k’elit’afa behone menigedi āgenyu.

Jumat, 14 Oktober 2016

Tips Jitu 4 Jadi Member PTC Yang Sukses

PTC adalah singkatan dari Paid To Click yang dalam bahasa Indonesia dapat berarti Dibayar Untuk Mengeklik. Apa yang harus diklik adalah sejumlah tautan milik pengiklan yang disediakan oleh situs PTC. Yang harus mengeklik tautan tersebut, tentu saja, member yang bergabung pada situs PTC tersebut.

Situs PTC sering kali dilabeli situs scam yaitu situs yang menjanjikan sejumlah uang kepada membernya namun uang tersebut tidak dibayarkan pada saat member memintanya. Namun disisi lain, member situs PTC tak kalah bandel dengan cara membuat akun sebanyak mungkin dengan menggunakan beragam nama pengguna.

Terlepas dari kekurangan situs PTC dan membernya dengan menjadi member situs PTC berarti menambah kesempatan untuk meraih sejumlah uang dengan cara yang mudah namun sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ilustrasi 5 Tips Sukses Ikut PTC

Berikut ini adalah tips sukses menjadi member PTC, yaitu:
  1. Mengakses Setiap Hari.Member harus mau mengakses situs PTC yang diikutinya setiap hari agar bisa menambah komisinya. Ada beberapa situs PTC yang secara otomatis memberitahukan membernya bila ada iklan terbaru atau hanya sekedar mengingatkan untuk tetap aktif.
  2. Sabar Menunggu. Setelah mengakses situs tentunya member harus mengeklik tautan iklan yang telah disediakan oleh situs PTC yang diikuti. Jumlah tautan iklan mungkin tidak akan sama setiap kali member telah mengakses situs PTC karena tergantung juga oleh pengiklan yang menggunakan jasa situs PTC tersebut. Jadi, jangan kecewa jika hari ini Anda mendapatkan banyak tautan iklan tapi dilain waktu hanya sedikit.
  3. Menyebar Tautan Referral. Salah satu keuntungan lain yang disediakan oleh situs PTC adalah sistem referral yang dapat membantu member untuk menambah jumlah saldonya. Pada umumnya situs PTC mendukung membernya untuk menambah referral dengan cara menyediakan tautan referral yang dapat disebarkan. Penyebaran tautan referral dapat dilakukan dengan beragam cara misalnya menyebarkannya melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Google Plus serta lainnya. Alternatif lainnya adalah dengan membuat blog yang kontennya berisi ajakan untuk bergabung ke situs PTC dimana member tersebut terdaftar.
  4. Merubah Jenis Keanggotaan. Keanggotan pada situs PTC sangat menentukan besaran komisi yang bisa diperoleh member. Keanggotaan Berbayar tentunya akan lebih menguntungkan bagi member dibandingkan dengan Keanggotan Gratis dimana banyak fasilitas yang akan didapatkan seperti jumlah tautan iklan serta prioritas pencairan komisi dan dukungan teknis lainnya.
  5. Membeli Referral. Selain merubah jenis keanggotan, alternatif lain untuk lebih cepat menambah komisi adalah dengan cara membeli referral. Kekurangan dari cara ini adalah apabila referral yang telah dibeli tidak aktif maka saldo komisi pun tidak bertambah. Oleh karena itu, perlu juga untuk mendukung referral jenis tersebut untuk bisa lebih aktif.
Semoga bermanfaat!

Referensi: jakartaniaga.prestisewan.tk - Tips Jitu Jadi Member PTC Yang Sukses

Rabu, 12 Oktober 2016

PP 34 Tahun 2016 Tidak Kenakan PPh

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2016 tentang tarif baru Pajak Penghasilan (PPh) final atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan telah diterbitkan dan berlaku secara nasional.

Aturan ini dapat mendukung upaya pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.

Dalam Pasal 2 ayat 1c PP 34/2016 tertuang bahwa, untuk tanah atau bangunan kepada pemerintah, BUMN dan BUMD yang mendapat penugasan khusus dari pemerintah atau kepala daerah, PPh finalnya sebesar 0% atau tidak dikenakan PPh.

Sederhananya, masyarakat yang tanah dan bangunannya dibebaskan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, jalan tol atau pun bandara dapat memperoleh dana ganti rugi secara penuh tanpa perlu dipotong pajak penghasilan.

Selama ini, masyarakat menanggung pajak penghasilan (PPh) sebesar 5% atas tanah atau bangunan yang dialihkan ke pemerintah untuk pembangunan infrastruktur.

"Untuk yang 0%, kalau misalnya itu digunakan oleh jalan tol, bandara, atau kepentingan umum tidak perlu bayar (bayar PPh)," kata Sofyan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil kepada detikFinance, Jumat (16/9/2016).

Penerapan aturan ini sendiri sudah bisa dilihat implementasinya salah satunya pada pengerjaan pembebasan lahan Bandara Kulonprogo di Yogyakarta.

"Sekarang yang sedang berlangsung adalah pembebasan tanah untuk kepentingan Bandara Kulonprogo," ujar Sofyan.

Sumber: finance.detik.com